Saturday, May 3, 2014

Manusia

Manusia mati saat ia kehilangan kemanusiaannya.

Ketika ia mengharapkan hal-hal buruk terjadi terhadap makhluk hidup lain, maka ia mati saat itu. Ketika ia mendoakan hal-hal baik terhadap makhluk hidup lain maka ia kembali menjadi manusia.

Aku mati setiap hari. Setiap hari ketika aku berharap orang-orang yang kubenci mengalami kesialan, ketika aku berharap seseorang yang tidak memiliki kemanusiaan lagi di dalam diri mereka mengalami kesakitan yang luar biasa.

Aku mati setiap membaca berita. Seorang pemerkosa membunuhku setiap aku mengutuknya. Seorang pemerkosa membunuh kemanusiaan ribuan jiwa yang geram mendengar perbuatannya. Ribuan jiwa mendoakan kematian yang paling sakit dilimpahkan kepadanya. 

Aku menjadi manusia lagi saat menangis memikirkan manusia-manusia lain yang direnggut pilihannya, diperkosa, dan dijajah tubuhnya. Aku menjadi manusia lagi saat mendoakan kehidupan yang lebih baik untuk mereka, saat mengharapkan rencana Tuhan yang paling baik untuk mereka.

Manusia mati setiap harinya. Manusia kembali menjadi manusia setiap harinya. Namun, manusia mati selamanya saat mereka tidak menemukan kemanusiaan itu lagi di dalam diri mereka. Mereka hilang, bukan manusia, bukan setan, bukan malaikat, bukan hewan.